Tuesday, 12 January 2016

KELEBIHAN YANG ALLAH SWT BERIKAN PADA MANUSIA

manusia di ciptakan sebaik-baik bentuk (Qs. At-Tin 95:1-4) 
          Manusia adalah mahluk sebaik-baik bentuk ciptaan Allah Swt..Manusia diawali penciptaan Adam dan Hawa, selanjutnya berkembang biak melalui proses perkawinan.(Qs.An-Nisa 4 :1). Betapa besar nikmat yang diberikan Allah Swt. untuk manusia, namun  manusia sering lupa bersyukur akan nikmat-nikmat-Nya. mengapa kita semua manusia diseluruh dunia ini dikatakan sebaik-bentuk ?. tentunya kita sadar bahwa  tubuh dan fisik manusia sangatlah kompleks tanpa cacat sedikitpun, mata untuk melihat diciptakan sepasang, satu mulut berfungsi berbicara, sepasang telinga untuk mendengar, dua lubang hidung untuk mencium, satu lidah untuk mencicipi rasa, dua kaki, dua tangan, serta
organ-organ tubuh yang lain yang semuanya bekerja berdasarkan fungsi masing-masing walaupun sekecilpun organ. subahanallah! Maha Suci Allah, namun skali lagi kita tak pandai bersykur akan nikmat itu!. 
     Arus Globalisasi
       Fenomona sekarang kita sering terbawa arus yang melalaiakan sebagai akibat dampat globalisasi. Masuknya paham-paham serta budaya-budaya bukan umat muslim yang justru menjadi konsumsi masyarakat kita.  Kita lihat sekarang berapa banyak orang melaksanakan perintah-Nya untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid jika kita bandingkan berapa banyak masyarakat kita yang berkeluyuran pusat pebelanjaan. Nikmat yang Allah Swt berikan pada manusia sepatutnya disykuri, melalui ibadah-ibadah yang telah diperintahkan-Nya.

Manusia Memiliki Akal

  Dengan akal manusia mampu berfikir membuahkan gagasan-gagasan,Imajinasi,Inspirasi, ide-ide kreatif,yang  tumbuh menjadi sebuah inovatif. Memang selayaknya manusia terus berupaya mengoptimalkan akal pikirannya untuk dapat memahami serta membuat sesuatu yang bermanfaat untuk dirinya sendiri dan sekitarnya. Kita lihat sekarang walaupun manusia tidak bisa seperti burung yang mampu terbang melayang diudara,benarkah manusia tidak mampu seperti burung?. Memang secara fisik manusia tidak memiliki sayap untuk terbang ke udara. Namun manusia dengan akal pikirannya mampu melayang dan terbang lebih lama dari burung bahkan mampu menembus langit hingga sampai keluar angkasa. Subanallah..! Allah Swt. sebaik-baik pencipta menganugerahkan manusia berupa akal yang mampu berpikir membuat sebuah alat yang kita kenal sekarang pesawat terbang, jet,Baju Layang.
      Akan tetapi tak sedikit manusia terjermus dengan akalnya sendiri.sehingga meraka sesat. "Barangsiapa bersandar pada harta, ia akan miskin. Barangsiapa bersandar pada harga diri, ia akan hina. Barangsiapa bersandar pada akalnya, ia akan tersesat. Namun barangsiapa bersandar pada Allah, sesungguhnya ia tak pernah miskin, hina dan sesat."(Ali bin Abi Thalib RA). Negara-negara maju skarang berlomba-lomba memamerkan kecanggihan teknologinya terutama pada alat-alat persenjataan. Dan  dampak hal ini banyak manuisa yang terbunuh, peperangan yang tak surut, mereka menakut-nakuti pada Negara-negara yang hendak mereka kuasai. tak sedikit pula manusia dibuatnya pusing, depresi akibat buatan alatnya sendiri. Semuanya jika kita hanya bersandar pada akal maka sesuai dengan hadist dia atas maka akan tersesat. Allah Swt sabik-baik pencipta sungguh luar biasa menciptakan seekor lalat. Pernahkah kita lihat atau kita dengar alat teknologi yang mampu menciptakan seekor yang serupa dengan lalat,. Subahanallah..! semua yang dibuat oleh manusia tak ada apa-apanya disisi Allah Swt dengan ketinggian Ilmunya. Manusia hendaknya bersyukur dan kembali pada fitrahnya sebagai manusia.
 
   Manusia memiliki hati nurani
 
        Allah Swt memeberikan hidayah kepada manusia melalui hati. Iman tumbuh dan bersemayam di dalam hati. Tapi di hati ini juga akan tumbuh kekafiran dn kesesatan. Begitu besar peran hati yang merupakan titipan Allah Swt, kepada manusia sehingga terdapat di dalam firman-firmannya mengenai hati manusia antara lain Qs. Al Fath, 48:4,Qs.Asy Syams, 91:7-10, Qs. Al Ahzab, 33:5. Dalam karya nya abu sangkan menuliskan mengenai hati yaitu Makna dasar kata qalb ialah membalik, kembali, pergi maju, berubah, naik turun. Diambil dari latar belakangnya, hati mempunyai sifat yang berubah, sebab hati adalah tempatnya kebaikan dan kejahatan, kebenaran dan kesalaha.disamping itu hati merupakan dasar/sumber ketenangan bagi manusia dan sebaliknya tempat kegelisahannya manusia.
      Orang Tua memiliki rasa kasih sayang kepada anaknya,sanak kerabat serta lingkungan karna hati yang diilhami oleh Allah Swt berupa nikmat kasih sayang. Dengan hati yang lembut yang di ilhami Allh Swt.iman, maka rasa syukur manusia akan terwujud dengan sendirinya. Dengan demikian iman atau kafir, baik atau jahatnya manusia hal ini bermuara dari hati nuraninya. Oleh karena itu kita hendaknya bersykur akan nikmat hati yang di Ilhami Allah Swt keimanan,kebaikan serta ketenangan, yang hati inilah merupakan karunia Allah Swt, berikan kepada mahluk ciptaannya manusia, sehingga setiap manusia memiliki kasih sayang, dan merasakan ketenangan.
 Manusia Mahluk sepiritual
 
Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu,agarkamubertakwa.QS. al-Baqarah (2) : 21
      Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup  kencang, semua penumpang kapal akan panic dan menyeru: ya Allah!
Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya, mereka akan menyeruh. ya Alla!. Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa serasa tertekan sama dengan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah: “ya Allah!” (dr aid al-qarni :2008)
Apakah kamu tahu ada  seseorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah) ? (Qs. Maryam:65). 
      Jeritan hati manusia tak lepas dari mengakui bahwa sesungguhnya manusia itu lemah dan tak ada daya dalam mengarungi kehidupan, dan kembali mereka berserah diri kepada Allah Swt. persoalan hidup yang datang dari arah dan waktu yang tak terduga, keluarlah fitrah manusia yang ingin keluar dari persoalan yang begitu menyulitkan manusia. Ingat ketika fir’aun dilanda musibah dinegerinya dan meminta kepada nabi Musa  untuk berdo’a kepada Allah Swt. untuk menghilangkan musibah yang melanda negeri mereka. sebagai imbalan fir’aun akan melepaskan kaum bani Isra’il dan mengakui tuhannya nabi Musa. Hal ini berarti manusia memang tak ada daya untuk mengatakan bahwa dirinya adalah Tuhan. Dan ternyata ketika musibah itu hilang  fir’aun serta pengikutnya tetap mengingkarinya. Dan akhirnya fir’aun serta pasukan bala tentaranya mati tenggelam saat mereka menyebrang laut merah untk membunuh nabi Musa. dan akhirnya fir’aun mati yang ketika dalam keaadan sakaratul maut ia baru mengakui Allah Swt yang patut disembah, namun Allah Swt tidak menerima lagi tobat nya  akibat kedurhakaan yang dilakukan sebelumnya. Ketenangan dan kebahagiaan hanya miliki Allah Swt. yang hanya di dapat dengan menyembah Allah Swt. tanpa menyekutukannya dan ini lah kelebihan yang Allah Swt berikan kepada manusia sebagai mahluk ciptaannya agar selalu mengingat dan menjalankan perintahnya. Sebuah wahyu Allah Swt. kitab suci al-Quran yang diturunkan dan di terima oleh Rosul Muahhamad Sallallahi wa alaihi wasalam  yang akan menuntun manusia ke jalan “Ihdinash Shirathal mustaqim:, hingga manusia akan kembali kepada-Nya di alam Akirat dengan keridhoaannya.
       Kelebihan-kelebihan yang Allah Swt berikan kepada manusia semua ini patut di syukuri, karna kelebihan yang dimiliki manusia ini akan dipertanggung jawabkan nanti di yaumil akhir, semoga kita termasuk orang-orang yang mensyukuri atas nikmat-nikmat Allah Swt. Aaminn. Wallahibisshaawab

Labels:

Monday, 11 January 2016

Cara Menggunakan Siwak Yang Baik Dan Benar

Seperti yang telah saya janjikan pada tulisan saya yang sebelumnya mengenai manfaat siwak menurut Islam dan kesehatan, pada tulisan saya kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara menggunakan siwak yang baik dan benar.

Namun sebelumnya agar kita tidak lupa saya akan sedikit mengulas kembali mengenai faedah atau keutamaan bersiwak, yaitu:

1,Siwak juga memiliki beberapa faedah yang sangat besar, diantaranya yang paling besar adalah yang telah dianjurkan oleh hadits: السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ “Siwak adalah pembersih bagi mulut; sesuatu yang membuat Allah ridho”. (HR. Ahmad)

2.Keutamaan shalat dengan memakai siwak itu, sebanding dengan 70 kali shalat dengan tidak memakai siwak. (HR. Ahmad)

3.Satu kali anda bertasbih kepada Allah dengan diawali siwak, maka dihitung 70X bertasbih. Shalat dengan diawali siwak, akan terhitung 70X shalat. Dua rakaat shalat tahajjud diawali dengan siwak, maka dihitung 140 rakaat tahajud.

yang saya tuliskan disini hanya manfaat siwak dari pandangan agama,yang lebih lengkapnya bisa anda baca kembali pada artikel Manfaat Siwak Menurut Islam dan Kesehatan.

Sebelum kepada cara pengunaan alangkah baiknya jika kita juga mengetahui waktu-waktu yang disunahkan untuk bersiwak antara lain.

1. Setiap akan melakukan wudhu dan shalat
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ وُضُوْءٍ
“Seandai tidak memberatkan umatku niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak tiap kali berwudhu.”

2. Ketika masuk rumah
Syuraih bin Hani` pernah bertanya kepada ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha:
بِأَيِّ شَيْءٍ كَانَ يَبْدَأُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ؟ قَالَتْ: بِالسِّوَاكِ
“Apa yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan apabila beliau masuk rumah?” Aisyah menjawab: ‘Beliau mulai dengan bersiwak’.

3. Ketika hendak membaca Al-Qur`an
Dengan dalil sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
السِّوَاكُ مَطَهَّرَةٌ لِلْفَمِ، مَرْضَاةٌ لِلرَّبِ
“Siwak itu membersihkan mulut diridhai oleh Allah SWT.”

4. Saat bangun tidur di waktu malam/akan bertahajud
Hudzaifah ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhu berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوْصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bangun di waktu malam beliau menggosok mulut dgn siwak.”

5. Saat bau mulut berubah
Perubahan bau mulut bisa terjadi karena beberapa hal. Di antaranya: karena tidak makan dan minum karena memakan makanan yang memiliki aroma menusuk/tidak sedap diam yang lama/tak membuka mulut untuk berbicara banyak berbicara dan bisa juga karena lapar yang sangat demikian pula bangun dari tidur.
 cara menggunakan Siwak / Miswak

Adapun cara untuk menggunakan siwak/miswak itu sendiri adalah sebagai berikut;

1. Batang atau cabang siwak dipotong berukuran pensil dengan panjang 15-20 cm. Stick kayu siwak ini dapat diambil dari akar, tangkai, ranting, atau batang tanamannya. Stick dengan ukuran diameter 1 cm dapat digigit dengan mudah dan memberikan tekanan yang tidak merusak gusi apabila digunakan.

2. Kulit dari stick siwak ini dihilangkan atau dibuang hanya pada bagian ujung stick yang akan dipakai saja.

3. Bagian ujung stick siwak yang sudah dihilangkan kulit luarnya digigit-gigit atau dikunyah-kunyah sampai berjumbai seperti berus

4. Siwak yang kering dapat merusak gusi, sebaiknya direndam dalam air segar selama 1 hari sebelum digunakan. Selain itu, air tersebut juga dapat digunakan untuk kumur-kumur.

5. Bagian siwak yang sudah seperti berus digosokkan pada gigi, dan bisa juga digunakan untuk membersihkan lidah.

6.Kalau siwak sudah mekar, dipotong, sisanya dipakai lagi

Cara Bersiwak
Mengenai bagaimana cara bersiwak tidak ada ikhtilaf antara ulama, bahwa didalam kitab Syama’il Imam Tirmidzi, dalam hadist Rasul saw, bahwa Rasul saw. bersiwak dengan kayu arak, dan memulainya dari pertengahan, lalu ke arah kanan lalu ke kiri, demikian diulangi sebanyak 3 kali.

Imam Ghazali rahimahullah menambahkan cara yang lebih lengkap, yaitu:

  • Meletakkan siwak di jajaran gigi tengah bagian atas,
  • Lalu mendorongnya ke arah kanan sampai ke ujungnya,
  • Lalu turunkan ke jajaran bawah kanan ujung,
  • Lalu mendorongnya kembali ke tengah jajaran bawah,
  • Lalu kembali naik ke tengah jajaran atas,
  • Lalu mendorongnya ke arah kiri sampai ujungnya,
  • Lalu turunkan ke jajaran bawah kiri ujung, dan mendorongnya lagi ke tengah di jajaran bawah.
Nah itulah yang bisa saya sampaikan mengenai cara menggunakan siwak yang baik dan denar. Mudah-mudahan bisa dipahami dan bermanfaat.

Labels:

Cara Belajar Baca Al-Quran


Dalam membaca Al Quran dan memahami makna dari tiap ayat Al Quran yang kita baca, tentunya kita harus mengetahui bagaimana cara membaca yang baik dengan mengenal huruf hijaiyyah, tajwid dan hukum cara membaca Al Quran

. Cara belajar membaca alquran yang baik adalah dengan beberapa  langkah yang harus diperhatikan agar dapat membaca Al Quran dengan baik dan benar.

 1. Pada mulanya kita harus bisa mengenal dan membaca huruf hijaiyyah yang jumlahnya ada 28 huruf. Membaca Al Quran sama hal kita belajar membaca huruf alphabet dan belajar membaca bahasa indonesia. Jika kita mengetahui dan dapat membaca 28 huruf hijaiyyah dengan benar, itu merupakan modal pertama untuk kita membaca Al Quran dengan baik. Namun sebelum membaca Al Quran kita diharuskan mengawali dengan membaca kitab Iqro yang isinya dimulai dari cara membaca dan mengeja huruf hijaiyyah mulai dari ‘Alif sampai dengan ‘Ya kemudian di dalam Iqro kita akan diajarkan awal mulanya belajar membaca dan melafazkan contoh dari huruf hijaiyyah seperti halnya kita kali pertama belajar melafazkan bahasa indonesia, dilanjutkan dengan level dalam membaca Iqro dari tingkat 1 sampai dengan tingkat 6. Jika sudah tamat dalam membaca Iqro kemudian baru mempelajari baca Al Quran dimulai dari surat Al Fatihah dan Al Baqarah ayat 1-5.

 2. Setelah dirasa mampu dan fasih dalam membaca huruf hijaiyyah, kemudian mempelajari dan memahami tanda baca dalam tiap ayat Al Quran seperti fathah, kasrah, dan dhomah. Ketiga tanda baca tersebut sama halnya dengan kita membaca dan mengeja tanda huruf vokal dalam bahasa indonesia.

 3. Kemudian setelah paham dengan tanda baca Al Quran, dilanjutkan dengan melafazkannya dengan mengetahui panjang pendeknya harkat yang harus dibaca. Selain tanda baca seperti fathah, kasrah dan dhomah, ada tanda baca lainnya yang harus diperhatikan seperti Mad Arid Lissukun, Mad Wajib Muttasil dll. Walaupun isyarat tanda baca ini tidak sering muncul dalam tiap ayat Al Quran. Namun kita harus benar-benar memperhatikan isyarat dan tanda baca yang muncul di tiap ayat Al Quran.

4. Kemudian yang paling penting berikutnya dalam membaca Al Quran adalah mengetahui tekhnik membaca Al Quran yang dikenal diantaranya seperti :

a. Idgham Bighunnah, dibaca berdenggung sampai 6 har’kat
b. Idgham Billaqunnah, sama halnya dengan Idgham Bighunnah
c. Izhar, dibaca jelas
d. Ikhfa, dibaca samar
e. Iqlab, apabila bertemu dengan huruf iqlab, maka dibaca huruf mati contoh mim ( م )
 Dengan mempelajari tekhnik diatas kita semakin faham dan mengetahui bagaimana cara membaca Al Quran yang baik dan benar serta bagaimana cara melafazkan dari tiap ayat Al Quran.


5. Yang terakhir adalah “praktek”. Dengan mempraktekan bagaimana cara membaca Al Quran, kita bisa mengetahui seberapa besar kemampuan kita dalam membaca, memahami Al Quran. Membaca Al Quran juga sangat diwajibkan sebagai Ummat Muslim karena dari tiap 1 ayat yang kita baca mengandung 10 kebaikan. Agar kita fasih dan benar dalam membaca, melafazkan dan memahami Al Quran ada baiknya menggunakan guru pembimbing agar jika terjadi kesalahan dalam melafazakannya ada yang membantu memperbaiki kesalahan dalam melafazkan.

Seperti Sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi :

” Ibadah yang paling utama bagi umatku adalah membaca Al Quran ” dan Hidup dalam naungan Al Quran adalah untuk mendapatkan kedamaian dan keindahan dunia akhirat, karena sesungguhnya Al Quran adalah Pedoman hidup bagi setiap umat manusia yang setiap kejadian di dunia sudah tertulis di dalam Al Quran.

Belajar membaca alquran dengan baik juga memiliki manfaat yang banyak bagi kehidupan manusia. Waktu yang baik dalam membaca Al Quran adalah sebelum masuk waktu Shalat subuh dan setelah shalat Magrib.

Labels: